Pengenalan
| Bahasa Indonesia | Elefen |
|---|---|
| Lingua Franca Nova (“Elefen”) merupakan sebuah bahasa yang dirancang sederhana, konsisten, dan mudah dipelajari untuk komunikasi antarnegara. Bahasa ini memiliki beberapa keunggulan: | Lingua Franca Nova (“elefen”) es un lingua desiniada per es vera simple, coerente, e fasil aprendeda, per comunica internasional. Lo ave cualias diversa: |
| 1. Bahasa ini hanya memiliki fonem terbatas dan mirip dengan bahasa Italia atau Spanyol. | 1. Lo ave un cuantia limitada de fonemes. Lo sona simil a italian o espaniol. |
| 2. Bahasa ini dieja secara fonetis. Anak kecil pun tidak perlu mempelajari ketakteraturan sampai bertahun-tahun. | 2. Lo es scriveda como lo sona. No enfante debe perde multe anios en studia esetas. |
| 3. Bahasa ini memiliki tata bahasa yang benar-benar teratur, mirip dengan kreol-kreol dunia pada umumnya. | 3. Lo ave un gramatica vera simple e coerente, simil a la creoles de la mundo. |
| 4. Bahasa ini memiliki kumpulan afiks produktif yang benar-benar teratur untuk derivasi kata yang sering digunakan. | 4. Lo ave un grupo limitada e tota coerente de afisas produinte per crea parolas nova. |
| 5. Urutan kata bahasa ini memiliki aturan yang jelas, sejalan dengan beberapa bahasa besar. | 5. Lo ave regulas bon definida per la ordina de parolas, como multe linguas major. |
| 6. Kosakatanya sangat berakar kepada bahasa-bahasa rumpun Roman modern. Tentu saja, bahasa-bahasa tersebut adalah bahasa-bahasa yang tersebar luas dan berpengaruh, ditambah lagi dengan banyaknya pengaruh bahasa-bahasa tersebut ke bahasa Inggris. | 6. Lo ave un lista de parolas fundida en la linguas romanica moderna. Esta linguas es comun e influosa, e ia contribui la parte major de parolas engles. |
| 7. Bahasa ini dirancang mengambil istilah neologisme teknis dari bahasa Latin dan Yunani secara alamiahnya, yang merupakan istilah “standar dunia”. | 7. Lo es desiniada per aseta natural la parolas tecnical de latina e elenica, comun tra la mundo. |
| 8. Bahasa ini dirancang agar sedemikian rupa dapat terlihat “alamiah” bagi siapa saja yang tidak asing dengan bahasa-bahasa Roman, sehingga tidak perlu bersusah payah lagi untuk mempelajarinya. | 8. Lo es desiniada per apare “natural” per los ci comprende la linguas romanica, ma lo no es min fasil per otras. |
| Semoga kamu suka dengan bahasa Elefen! | Nos espera ce tu va gusta elefen! |
Dasar
Alfabet dan pengucapan
| Huruf | Pengucapan |
|---|---|
| a | a seperti pada kata “ayam” |
| b | b seperti pada kata “boy” |
| c | c seperti pada kata “cat” |
| d | d seperti pada kata “dog” |
| e | e seperti pada kata “end” |
| f | f seperti pada kata “fun” |
| g | g seperti pada kata “go” |
| h | h seperti pada kata “hat” |
| i | ee seperti pada kata “see” |
| j | s seperti pada kata “treasure” |
| l | l seperti pada kata “low” |
| m | m seperti pada kata “map” |
| n | n seperti pada kata “new” |
| o | o seperti pada kata “old” |
| p | p seperti pada kata “pen” |
| r | r seperti pada kata “roll” |
| s | s seperti pada kata “see” |
| t | t seperti pada kata “tea” |
| u | oo seperti pada kata “food” |
| v | v seperti pada kata “view” |
| x | sh seperti pada kata “shop” |
| z | z seperti pada kata “zoo” |
Urutan kata
subjek – kata kerja – objek:
- la fem ama la casa “si perempuan (itu) menyukai rumah (itu)”
partikel – kata benda – kata sifat:
- la casa grande “rumah besar (itu)”
kata kerja bantu – kata kerja – keterangan:
- me debe pasea atendente “aku harus berjalan dengan hati-hati”
preposisi – kata benda:
- el es en la jardin “dia ada di taman”
Tata bahasa
-s (atau -es setelah konsonan) digunakan untuk membuat bentuk jamak:
- omes e femes “laki-laki dan perempuan (jamak)”
ia digunakan untuk membuat kala lampau dari kata kerja:
- tu ia labora “kamu telah bekerja”
va digunakan untuk membuat kala yang akan datang dari kata kerja :
- tu va labora “kamu akan kerja”
ta digunakan untuk membuat modus pengandaian (opsional):
- si me pote, me ta vola “kalau saya bisa, saya akan terbang”
Kata kerja dapat mengikuti kata kerja lainnya kalau memiliki subjek yang sama:
- me vole compra un camisa “aku ingin membeli kemeja”
Kata kerja intransitif (tanpa objek langsung) dapat diubah menjadi bentuk kausatif (menyebabkan suatu perbuatan) hanya dengan menambahkan objek:
- me move “aku bergerak” → me move la table “aku menggerakkan meja”
Untuk membuat partisip aktif, yang digunakan sebagai kata sifat atau kata benda, tambahkan sufiks -nte pada kata kerja:
- donante “yang memberi (kata sifat) atau pemberi”
Untuk membuat partisip pasif, yang digunakan sebagai kata sifat atau kata benda, tambahkan sufiks -da pada kata kerja:
- donada “yang diberi atau berian”
Kata kerja dapat langsung digunakan sebagai kata benda tanpa menambah apapun:
- nos dansa “kami/kita menari” → la dansa “tarian”
Kata sifat juga dapat digunakan sebagai kata benda dengan cara yang sama:
- un om saja “orang bijak” → la sajas “sang bijak (jamak)”
Bentuk keterangan sama dengan kata sifat:
- un om felis “lelaki yang bahagia” → el dansa felis “dia menari dengan bahagia”
untuk membuat pertanyaan, gunakan kata tanya esce di awal kalimat dan diakhiri dengan tanda tanya:
- esce tu pote dansa? “bisakah kamu menari?” * cuando tu prefere come? “kamu lebih memilih makan kapan?”
Beberapa prefiks berguna
des- = membatalkan, melepaskan
- infeta “menginfeksi” → desinfeta “mendesinfeksi”
re- = mengulangi
- comensa “memulai” → recomensa “memulai lagi”
non- = tidak, lawan dari …
- felis “senang” → nonfelis “tidak senang”
Beberapa sufiks berguna
-or = pelaku …, yang melakukan …, peng-…, tukang …
- dirije “mengarahkan” → dirijor “direktur” * carne “daging” → carnor “tukang daging”
-ador = alat …
- lava “mencuci” → lavador “mesin cuci”
- umida “lembap” → umidador “pelembap”
-eria = tempat …, toko …, kantor …
- carne “daging” → carneria “toko daging”
-able = mampu atau pantas menjadi objek dari suatu perbuata
- ama “cinta” → amable “ang pantas dicintai”
-eta = bentuk bukan sebenarnya (contoh: orang-orangan), binatang muda, pakaian dalam
- jaca “jacket” → jaceta “rompi” (‘jaket kecil’)
-on = bentuk besar, pakaian luar
- avia “burung” → avion “pesawat” (‘burung besar’)
-ia = -ia setelah kata benda atau kata sifat menjadi kata benda abstrak, ke-…-an
- madre “ibu” → madria “keibuan” * vana “sia-sia” → vania “kesia-siaan”
-i = menjadi …, menjadikan …
- roja “merah” → roji “memerah, memerahkan”
-i = memakai alat
- telefon “telepon” → telefoni “menelepon”
-i = pecahan
- des “sepuluh” → un desi “satu per sepuluh”
Traduida par Rafif Aufa Nanda.